Cari Blog Ini

Jumat, 01 Februari 2013

Mamaahh....ooohh....Mamaahh....



“Melihat tatapanya yang sayu di ujung sebuah meja rumah makan, dengan seyum yang sedemikian pasrah. Semacam keihklasan atau penyerahan tanpa batas kah? Tetapi hampir pasti sebuah melankolis yang menjanjikan kedamaian meski ku yakin tetap menggoreskan luka, yang menyisahkan sakit”
Dengan tangan terbuka dia menerima ku dan membalas pelukanku, memaafkan semua kesalahanku, mengusap air mataku. Dan semua pengorbanan itu dia lakuakan demi melihat orang yang dicintainya tersenyum dan bahagia. Adakah wanita yang luar biasa seperti "Dia". Meski aku tak bisa membayangkan apa yang "Dia" rasakan, kesabaran seperti apa yang dia miliki, keihklasan seperti apa yang dia punya, apakah semua ‘rasa’ itu bisa dipelajari...??? apakah semua rasa itu bisa dimengerti..??? masihkan kami tega membuatnya terluka dan sedih...??? Tuhan jangan biarkan aku menjadi manusia jahat. Aku sangat menyayangi "Dia" karena dia adalah 'Mamah’ ku.